ngaji di Nottingham

Senja di Rotterdam Senja di Kinderdijk, Rotterdam, Belanda (16/01/2015)

Rotterdam,
Argh, aku sungguh terpesona ayu paras mu yang eksotik
Aku terlena pada senja mu yang teramat cantik.

Di satu senja itu,
Aku menyusuri jalanan kecil di pelosok desa mu.

Air sungai mu yang jernih,
Ilalang liar mu yang menguning,
senyum gadis-gadis ayu berambut pirang mengayuh sepeda
Dan kincir angin – kincir angin yang enggan berputar.

Berosimfoni dengan kilau emas sinar mentari yang hendak tenggelam
Dan angin mu yang berhembus lembut, perlahan dingin menusuk tulang.
Sungguh,
Hati ku terbuai oleh suasana itu,

Kuusapkan kedua telapak tangan ku pada debu mu,
Kubaluri wajah dan kedua tangan ku,

Di atas kursi tua di samping jembatan itu,
Kutundukkan wajah ku,
Bersujud, bertasbih, memuja-muji Pencipta mu yang Agung.

Rotterdam,
Argh, hatiku masih saja tertawan pada desa mu itu

Rotterdam, 16/01/2015

View original post