Siapa Gue (?)

Mungkin ada yang udah tau tentang gue? Kenal gue? Berteman sama gue? Ataupun mungkin ngestalker gue? Wks kepedean.

C360_2013-08-10-12-36-03-238

Aji Baskoro itulah nama lengkap atau kepanjangan dari nama gue, berasal dari dua kata Aji yang dalam Bahasa Jawa berarti keluhuran, kekuatan etc, dan Baskoro, Bagaskoro (Bagaskara) yang berarti Srengege Matahari. Nama gue semuanya berasal dari Bahasa Jawa yang cukup simple. Mungkin karena orang tua gue yang semuanya dari Suku Jawa sehingga ingin nunjukin ini lho! anak kami yang bersuku Jawa, bisa disebut juga sebagai identitas. Atau mungkin juga karena bapak gue yang suka ngoleksi Kamus Bahasa Jawa sehingga sampailah pada nama anak-anaknya. Dan itu sih gak masalah buat gue, toh itu semua pasti punya tujuan dari orang tua gue.

Gue terlahir dengan nama seperti yang tadi sudah disebutkan diatas, tapi kenapa kok orang-orang di kampung waktu gue kecil sering manggil gue ‘Jibloen’, ‘Jindoel’ dan lain sebagainya yang.saya sendiri gak tau maksud dan arti dari nickname tersebut.

Gue seorang bontot ceprot, alias anak terakhir di keluarga, tapi walaupun begitu orang tua gue gak membeda-bedakan antara anak sulung dan anak bontot. Orang tua gue asli semuanya dari Jawa, tapi kenapa kok gue gak bisa Bahasa Jawa(?) T_T dalam hal ini Bahasa Jawa Kromo Inggil yaitu Bahasa Jawa yang biasa dipake orang-orang timur, gue hanya bisa Bahasa Jawa Ngapak ya Ngapak! Bahasa Jawa yang biasa dituturkan oleh penduduk-penduduk Jawa di daerah semisal Banyumas, Cilacap, Tegal, Brebes, dan sekitarnya mungkin karena faktor jarak(?).

Fakta yang ada pada diri gue yaitu kosakata bahasa asing gue lebih mengena, lebih menempel di otak gue dari pada Bahasa Jawa Kromo Inggil tadi -,- padahal gue udah coba hafalin eh tetep ga bisa-bisa, apalagi mraktekin, gue kadang masih malu-malu kalo ngomong Kromo, dan mungkin juga karena di lingkungan kampung gue yang terbiasa bertutur kata Bahasa Jawa Ngapak!.

Dalam hal hiburan juga gue lebih ngelirik ke dunia luar, misalnya bidang musik gak tau kenapa telinga gue lebih -sreg dengan musik berbahasa asing- yang saya sendiri juga gak tau arti dan maksud dari lagu-lagunya, bagaimana dengan lagu-lagu Indonesia? Hmmm hanya beberapa yang masuk telinga gue maybe. Dibidang acara tivi gue juga gak suka dengan acara tivi-tivi Indonesia yang kebanyakan hanya memperlihatkan sinetron-sinetron yang menurut gue gak menarik, pasti itu-itu mulu, pasti habis ini nanti ini dan ini, hmmm gampang di tebak alurnya, mungkin juga gak semua sih, tapi itukan relatif itu menurut perspektif sendiri-sendiri, alhasil gue lebih ngeh sama anime-anime Jepun. Hal inilah yang membuat gue selektif milah-milih acara tivi, mana yang ngeh atau sreg dan mana yang gak. Kalo kebanyakan remaja mungkin pada berfanatik akan sinetron maupun acara yang berbau cinta dan romance lain halnya dengan gue yang lebih ke berita-berita. Itu semua bukan karena gue gak cinta sama Indonesia, tapi apakah dengan mencintai Indonesia harus, wajib, Fardu A’in melakukan hal-hal tersebut. Tidak! Saya katakan tidak! Mencintai Indonesia bisa dilakukan dengan banyak cara, yang salah satunya yaitu kita sebagai pelajar harus rajin, ikhlas belajar, belajar dengan giat, dan belajar dengan niat yang lurus.

Cita-cita gue? Hmmm agak bingung gue, ustadz dan teman gue pernah bilang jadi apa aja sesuai jalurnya, tapi tidak sedikit pula orang yang berkoar bahwa hidup itu harus punya mimpi, planing, arah, dan tujuan, dengan dalil inilah gue memumpuk bermimpi, bercita-cita gue ingin menjadi seorang maybe Sejarawan Islam, penulis, dan dosen, sebenernya an Ambassador masuk dalam jajarannya tapi karena have a something akhirnya tereliminasi. Tapi itu semua bagi gue gak akan sempurna kalo kita itu gak berguna di dalam masyarakat. Sehingga gue berserah kepada Allah SWT agar cita-cita gue terkabul jadi apa aja boleh yang penting sih berguna bagi kedua orang tua, keluarga, nusa, bangsa, dan yang paling afdol berguna bagi agama. Amin!

“Que Sera, Sera

Whatever will be, will be

The future’s not ours to see

Que Sera, Sera

What will be, will be.” – Doris Day

“Que Sera, Sera

Selama ada usaha

Berdo’a, bertawakal

Pada Yang Kuasa

Pasti kan bisa, jadi berguna.” – Gubahan gue😄

Kalo orang yang pertama kali ngeliat gue, bilangnya sih pendiem, cuek, etc tapi kalo udah deket wah jangan tanya orangnya gila (kata beberapa orang). Sebenernya gue emang rada pendiem, gak suka banyak ngomong, lebih ke tulisan-tulisan, dan kalo sama orang yang baru kenal rada minder gue, dan belum terbiasa jadi gue lebih banyak mingkem –adaptasi-, tapi gue kalo lagi bareng sama temen-temen or orang-orang yang sudah dikenal seringan ngakak(?), kayak pas jaman kelas sembilan MTs dulu tiap hari pasti gue ngakak, sampe-sampe keluar air dari mata gue, emang gak tau kenapa kalo gue terbawa ke alam humoria, gue susah ngestopnya dan tak jarang keluar air dari kedua mata gue.

mtf_Cotif_105

Finally! Gue hanyalah seorang anak muda biasa, yang berasal dari keluarga biasa, tapi mempunyai mimpi luar biasa, beguna bagi orang tua, keluarga, nusa, bangsa, dan agama, yang mungkin mempunyai berjuta asa, yang akan selalu hinggap di dalam raga. Gue tak ubahnya hanya manusia yang tak luput dari dosa, yang nantinya akan dikubur didalam alam baka, tak luput dari kekurangan dan kelebihan, dan selalu mencoba untuk menjadi orang yang lebih baik dari pada hari/tahun/waktu yang lalu, and the last semoga gue bisa menjadi anak yang sholeh, selamat dunia maupun akhirat. Amin Ya Rabbal Alamin!.

Apabila ada kata-kata yang tidak mengenakkan mohon maaf lahir dan batin🙂 karena gue hanyalah manusia sama seperti anda semua yang tak luput dari ketypoan dan dosa.