Cerpen: Menerjang Haluan


Menerjang Haluan

http://imajibaskoro.files.wordpress.com/2014/11/6708b-yutikarina.jpg?w=558

Namaku Murni. Tepat di tahun 2050 ini umurku genap tujuh belas tahun. Aku hidup di era kecanggihan teknologi yang sangat mupuni. Semua bisa digenggam dengan tangan. Secepat kedipan mata. Dan seluas jagat raya.

Bersamaan dengan canggihnya teknologi, manusianya justru mengalami kontradiksi. Mentuhankan akal logika sehingga hati hampa karena tak mengenal agama. Sistem riba yang semakin merajalela. Tikus-tikus berdasi yang semakin rakus. Serta semakin individualisnya setiap manusia, bahkan tak jarang ada yang tidak membutuhkan mausia lain lantaran menghamba pada benda rakitan dari besi. Continue reading

Sebuah Untaian Kata: Melangkah


Aku melangkah

Kini alam pun berubah

Sunyi, tak ada lagi panggilan

Panggilan, dan wejangan

 

Kebersamaanlah yang kini tampak

Membelai-belai di setiap waktu

Menyantap dalam satu wadah

Terlelap dalam satu atap

 

Tak ada lagi cakap-cakap

Tak ada lagi raut muka yang meratap

Tak ada lagi tulang dibanting

Tuk sementara

 

Jauh darimu, tuk menuntut ilmu

Tuk mandiri, terlebih mengaji

Ikatan ini tak akan pernah layu

Antara seorang anak dan ibu

 

Adatku kini menadah tangan kepada Sang Rabi

Setiap detik, setiap saat, dan setiap hari

Untukmu, dan untuk semua

Manusia-manusia tercinta dan teristimewa

 

Duhai Gusti, Ridhoilah setiap langkahku

Langkah tuk menjadi bekalku

Menjadi seorang musafir

Yang menyusuri kehidupan dan keabadian

Continue reading

Rumus Sukses Sang Pembuat Jejak


image

Danang Ambar Prabowo merupakan salah satu seorang pemuda Indonesia yang telah terbang bersama mimpi-mimpinya. Ia berani melukiskan mimpi-mimpinya di atas lembaran kertas yang tak jarang dicemooh oleh temannya. Kenapa? Karena menurutnya, apabila mimpi-mimpi itu hanya tersimpan di awang-awang pasti akan terlupakan.

Tetapi mimpi-mimpi itu ia coret satu-persatu karena ia telah berhasil menggenggamnya. Berbagai pekerjaan telah ia lakoni seperti, guru sampingan dan tukang sapu, diapun bangga dengan semua itu, karena itulah jejak yang membuatnya berbeda dengan yang lain. Continue reading

Hanya Pahitnya Menuntut Ilmu Sesaat, bukan Perihnya Kebodohan Seumur Hidup


Originally posted on ngaji di Nottingham:

” … dia membuat pemilik nya bisa membedakanyang benar dari yang salah, dia menerangi jalan menuju syurga. Dia adalah satu-satu nya sahabat, ketika kita terasing sendirian di tengah padang pasir, teman pada saat kita berada dalam kesunyian, dan satu-satunya kawan setia saat semua meninggalkan kita. Dia membimbing kita menuju kebahagiaan, dia yang membuat kita tetap bertahan dalam kesedihan dan duka lara, dia menjadi hiasan kala kita berada diantara teman-teman kita, dan dia menjadi tameng pelindung kala kita berada diantara musuh-musuh kita. ” – Kanjeng Rosul S.A.W

menuntut_ilmu

“Argh… kepala ku pusing”, keluh ku sendiri sambil memijit-mijit kepalaku yang tidak sakit di depan ribuan baris-baris code program ku. Sudah coba dan kucoba lagi strategi baru dalam algoritma ini, tapi lagi-lagi tak jua menghasilkan hasil yang memuaskan. Hemm, pada akhirnya aku memahami betul, kenapa di awal-awal dulu, setiap membaca paper-paper ilmiah di bidang ini, di bagian pendahuluan penulis selalu menuliskan bahwa permasalahan ini sudah…

View original 1,197 more words